Kamis, 06 Juni 2013

Ketumbuhan Rahim / Myoma

Nama : Zaleha Bt. Yusof
Umur  : 41 Tahun

Saya mengalami kesukaran membuang air kencing dan sakit di bahagian rahim. Pada bulan Jun 2003, doktor sahkan bahawa terdapat ketumbuhan yang bersaiz 4.8mm di bahagian rahim saya. Doktor menasihatkan supaya mengadakan pembedahan untuk membuang ketumbuhan itu. Saya enggan menjalani pembedahan pembuangan itu dan berikthiar untuk mencuba alternatif lain.

Saya bernasib baik kerana Pn Noriah memperkenalkan Cellfood kepada saya. Saya mula mengambil Cellfood dengan 10 titis 3 kali sehari. Selepas mengambil Cellfood, bahagian rahim saya bertambah sakit. Saya teruskan pengambilan Cellfood dan meningkatkan Cellfood kepada 15 titis 3 kali sehari. Hari demi hari, kesakitan di rahim menjadi kurang. Semasa membuang air kencing tidak berasa sakit lagi. Sebelum mengambil Cellfood, kedatangan haid adalah sedikit dan selama 3 hari sahaja. Selepas mengambil Cellfood, haid saya datang dengan banyak dan berwarna hitam seperti cincau.

Selepas 25 hari mengambil Cellfood, saya menjalani pemeriksaan rahim. Saya amat gembira bahawa ketumbuhan di bahagian rahim menjadi kecil iaitu 2.2mm. Doktor berkata bahawa tidak perlu menjalani pembedahan lagi.

Tumor di punggung

Nama : Bp. Lim Chin Leong
Umur  : 41


20 tahun yang lalu, hasil pemeriksaan dokter menemukan di badan saya tumbuh 3 benjolan tumor dan dokter menyatakan antara 2 benjolan tumor tersebut adalah jenis yang karsinoid dan bisa dibuang melalui pembedahan. karena bentuknya kecil dan berair saya anggap tidak berbahaya jadi saya pun tidak memberi perhatian terhadapnya.

20 tahun kemudian, tumor berair ini membesar sehingga berukuran telur ayam dalam waktu beberapa bulan dan menyakitkan. Menurut dokter, tumor ini merupakan tumor malignan dan tidak bisa dibuang melalui pembedahan. Saya merasa diri saya amat bernasib baik karena terdapat seorang kawan memberitahu saya mengambil Cellfood (anak kawan ini juga pernah ada tumor dan tumornya telah hilang setelah 5 bulan anaknya minum dan mengoleskan Cellfood pada bagian bertumor).

Jadi, setiap hari saya mengambil 30 tetes Cellfood dan menggunakan 1-2 tetes Cellfood untuk dioleskan pada bagian bertumor, walaupun amat menyakitkan, tetapi dalam waktu 10 hari, tumor itu dipecahkan dan mengalir keluar lendir yang kelihatan berwarna merah muda sehingga membasahi seluruh baju saya. Setelah 3 hari baru habis lendir tersebut dikeluarkan semua sekali dan tumor itu pun hilang dengan sepenuhnya.

Saya ingin mengambil kesempatan ini berterima kasih kepada rekan yang mengajarkan saya cara menggunakan Cellfood, beliau ialah Bp. Lim Ri Qiao. Selain itu, ribuan terima kasih diucapkan kepada Cellfood yang telah menyelamatkan saya.

Ibu Ribka - Kanker Payudara

Nama  : Ribka
Umur   : 35 Tahun
Kasus  : Kanker Payudara
Alamat : Jambi

Pada bulan Januari 2006 dokter mendiagnosis saya terkena kanker payudara. Ketika diperiksa di lab ada benjolan dan dokter menyarankan untuk operasi. Tetapi pada saat itu saya masih takut, sehingga saya menanyakan ke dokter apakah ada jalan keluar lain, pada saat itu dokter memberikan obat, tetap tidak ada perubahan, kemudia saya mencari dokter lain dan mereka tetap mengatakan hal yang sama yaitu operasi.

Saya kemudian mencari alternatif pengobatan sambil terus membaca buku yang berhubungan dengan pengobatan Alternatif untuk kanker. Ada beberapa pengobatan dari herbalyang saya konsumsi, memang setelah itu , rasa nyeri berkurang, tetapi jika tidak konsumsi rasa nyeri semakin menjadi.

Semakin hari rasa nyeri saya rasakan makin parah, bahkan setiap setengah jam sekali nyeri itu menyerang.

Karena sudah tidak tahan lagi, 6 bulan kemudian saya memutuskan untuk operasi . Setelah diberikan surat rujukan oleh dokter, sesuai dengan hari dan tanggal yg sudah ditentukan saya dan keluarga bersiap-siap menghadapi operasi. Kamipun minta dukungan doa dari seleuruh keluarga yang tinggal di Jakarta.

Pada saat saya menghubungi adik saya di Jakarta, dia menyarankan saya untuk mencoba produkyang katanya luar biasa, karena pada dasarnya saya masih takut dengan operasi, belum lagi banyak sodara yang mengatakan jika sesudah operasipun belum tentu penyakit berkurang, maka saya mengikuti saran adik saya untuk mencoba Cellfood dengan berangkat ke Jakarta.

Hari pertama saya mengkonsumsi 5 tetes cellfood, luar biasa, saya merasa tenaga saya bertambah walaupun saya seharian sudah banyak melakukan aktifitas.

1 jam kemudian saya tambahn 10 tetes Cellfood lagi, dan di payudara saya saya diteteskan 2 tetes cellfood murni lalu saya ratakan ke bagian payudara yang sakit. Rasanya gatal dan perih (seperti habis memegang porstex), luar biasa , saya bisa tidur sepanjang malam dengan lebih nyenyak dan rasa nyeripun berkurang.

Keesokan harinya selama 5 kali tiap 3 jam sekali mulai jam 6 pagi saya meneteskan cellfood masing-masing 10 tetes, dan keesokan harinya dalam waktu yang sama, jumlah tetesannya saya tambah kan menjadi 15 tetes, keesokan harinya 20 tetes, lalu meningkat menjadi 25 tetes. Hari kelima saya menteskan 4 kali 30 tetes ditambah spirulina 30 tablet/hari. Selain itu saya sering menyemprotkan Cellfood pada payudara saya.

Satu minggu kemudian kanker payudara saya memecah, dan keluar cairan yang sangat kotor, kemudian payudara manjadi hitam dan luka.

Lalu saya memeriksakan payudara saya ke RS. Dharmais. Dokter yang memeriksa menyatakan tidak ditemukan lagi benjolan yang ada hanya bekas luka, dan saya disuruh menunggu 1 minggu lagi. Karena saya sudah percaya dengan Cellfood maka obat yang diberikan tidak saya minum.

Saya terus mengkonsumsi Cellfood dan spirulina. Tiga bulan kemudian luka saya sudah bersih dan kanker payudara saya pun sembuh total.

Terimakasih kepada Tuhan dan produk yang luar biasa ini, karena produk ini kepercayaan diri saya meningkat pada saat masa-masa sukit saya.

Saya ingin membagikan pengalaman saya ini bagi mereka yang mengalami masalah yang sama.

Kanker Uterus (video)


Kanker Cervical (Kanker Leher rahim)

Nama : Herdiana Bukit
Umur : 56 thn
Alamat : Medan
Konsumsi : Cellfood + Spirulina

Pada tanggal 3 Mei 2005 saat papsmear, saya dinyatakan oleh dokter menderita Kanker Cervical (Kanker Leher rahim) sebesar bola tenis. Pada saat itu saya merasa sehat-sehat saja dan tidak mempunyai keluhan.

Setelah ketahuan saya mengalami kanker leher rahim, saya lalu di biopsi di Penang. Dari sinilah ketahuan stadium kanker saya adalah 2B+. Karena posisi kanker saya itu terletak sangat dekat dengan jantung, kantung kemih dan usus besar (jaraknya 2 mm dr letak kanker), dan karena takut menyebar saya tidak bisa dioperasi, tetapi saya dianjurkan menjalani 3 terapi (Radioterapi, kemoterapi, dan Brachyterapi). Terapi ini saya lakukan selama 3 bulan saya keluarkan selama terapi dan tingal di Penang saat itu banyak sekali.

Bulan agustus, 1 bulan setelah terapi selesai dokter menyatakan hasilnya sudah bagus. Dibulan Desember pun pada saat check up hasilnya msh negatif.

Bulan April 2007, pada saat check up lagi, ternyata kanker saya tumbuh ditempat lain lagi. kali ini ukurannya msh kecil , sehingga dokter menyarankan saya untuk operasi, tetapi saya menolak karena tidak mempunyai biaya lagi. Akhirnya dokter menyarankan untuk datang bulan depannya, sekali lagi saya menolak untuk datang dan operasi.

Pada saat di Medan inilah saya teringat kembali akan produk Cellfoodyang sudah lama sekali saya dapatkan dan selama ini hanya saya simpan. Saya teringat akan khasiat produk ini, karena sepupu saya divonis dokter hidup tinggal 3-6 bulan lagi ternyata sembuh dari penyakitnya, maka saya pun mencoba konsumsi Cellfood.

Setelah mengkonsumsi kira-kira 12 hari, dengan dosis 4 tetes 3 kali sehari dan kemudian dosisnya saya naikkan 1 tetes tiap hari selama 12 hari. Saya kemudian melakukan tes MRI di Penang, hasilnya sungguh luar biasa, karena dokter menyatakan kanker saya sudah NEGATIF, Beberapa hari setelah pulang dr Penang keluar darah kental lebih kurang sebesar telapak tangan dengan tebal kurang 1 cm, kedua ada 6 potong sebesar jari-jari dan ketiga agak banyak tp berukuran kecil-kecil. Itu terjadi dalam waktu 1 jam (malam hari) dan perasaan saya sangat lega dan badan saya pun kembali bertenaga , sekarang saya masih konsumsi Cellfood dan spirulina untuk menjaga stamina saya, dan kondisi saya sat ini sangat baik spt tidak pernah sakit.

Saya sangat senang setelah 3 bulan pemakaian , dokter menyatakan kanker saya sudah hilang tidak ada lagi.

Terimakasih Cellfood dan produk-produk ATM yang telah membantu penyembuhan saya.

Bpk Rasidi - Stroke

Nama : Bp. Rasidi
Umur  : 43 Tahun


Saya mengalami stroke selama 2 tahun. Sebelah kiri badan saya tidak bisa bergerak. Saya pernah dimasukkan ke RS selama 2 minggu. Dokter ahli hanya memberikan saya obat. Saya juga mencoba cara tradisional yaitu urut tetapi tidak ada perubahan. Banyak uang telah dihabiskan untuk pengobatan modern dan tradisional tetapi tidak memberi hasil yang berarti.
Pada waktu saya terkena stroke, saya merasa sangat susah.Saya tidak bisa bangun, tidak bisa berjalan, perlu dipapar orang, tidak bisa buang air sendiri, perlu pakai pempers.
Saya amat bernasib baik karena Bp. Halim Abdulah memperkenalkan Cellfood kepada saya. Saya minum Cellfood selama 2 bulan sebanyak 2 botol dan saya mendapat kesan yang menakjubkan. Sekarang saya merasa ceria karena bisa bangun sendiri, bisa berjalan, bagian kiri badan saya bisa bergerak dan saya bisa naik motor. Saya berterima kasih kepada Cellfood. Saya akan terus mengambil Cellfood untuk kesehatan saya.

Sugianto - Gagal ginjal

Nama : Sugianto
Umur : --
Asal : Bandung

Saya adalah seorang pasien gagal ginjal yang sudah menjalani cuci darah seminggu 2x selama 4 tahun lebih. Berbagai macam suplemen dan pengobatan alternatif telah saya coba tapi hasilnya tidak ada. Bahkan berkali-kali saya harus rawat inap di RS. Diagnose dokter saya mengalami cairan masuk paru-paru dan jantung sehingga nafas menjadi sesak, mimisan, batuh berdarah, pembuluh hidung pecah, pendarahan lambung,

Hb darah rendah(pernah Hb 2.5), bulan agustus 2005 Bp. Simon memperkenalkan Cellfood. Saya coba minum 8 tetes dalam 1/2 gelas. Taka lama berselang saya merasakan tubuh seperti digigt semut, besoknya saya tingkatkan jadi 8 tetes x 3 kali sehari, dalam waktu 1 bulan tubuh saya semakin fit, tidak mudah lelah, tidak pernah sesak nafas, tidak mimisan bahkan kadar Hb meningkat hampir mendekati normal. Rambut saya yang rontokpun berrangsur tumbuh kembali. Saya harus mengkonsumsi Cellfood sampai sekarang

HIV & AIDS (english)

David Mullens: 082-5611-030
HIV & AIDS (AIDS Consultant)

“In 1984, I was hospitalised for a bout of bronchitis. During my recuperation, I had a full physical check-up; and, after extensive testing, to my horror, I was found to be HIV positive. I was told that my life expectancy was approximately ten years.

“Twelve years into my battle with the disease, my health was declining; and, primarily due to stress, the disease started to become unmanageable. On one of my many visits to the hospital due to pneumonia having set in, I was introduced to a doctor performing HIV clinical tests who prescribed AZT, 3TC and a placebo that dramatically changed my downward CD4 count (measurement of the immune system, which should be between 600 - 1,200). The trial lasted for two years; and, in the last six months, the placebo was replaced with the genuine drug.

“At the end of the trial, because the antiretroviral drugs were deemed to be very toxic, and I was not on any medical aid scheme that would pay for these expensive medications. Unfortunately, again due to stress, the virus gained the upper hand, and my status changed from HIV to AIDS. My CD4 count spiraled to below 10 and my viral load was capped at 750,000,000. I was told that I had full-blown AIDS and had only 6 months to live! I doggedly remained determined to overcome my adversities even though I suffered through ailments such as Candida, Diarrhea, fungus in the toenails, Lesions occurring on the feet and ankles (Kaposi Sakoma), Shingles, PC Pneumonia and dramatic weight loss.

“It was around this time, in 1997, that I was introduced to Cellfood. All medical drugs prescribed to me had been stopped. I started taking 20 drops of Cellfood a day, which I increased to between 70 and 100 drops to see if the Cellfood would assist my body in halting the HIV in my body. I was immediately aware that when I started taking Cellfood that I had more energy than before, and also had enough resistance to fight off colds and flu. I no longer experienced any bad doses of flu, which many others in this high-risk group would experience. I also did not have flu injections either.

“Cellfood gave me a new meaning to my life. By taking this valuable product and learning from it’s many uses both internally and externally, words cannot describe how precious this product is in my life. However, in saying that, by taking this product, one must listen to what one’s body is telling one.

“In 2001, I unfortunately neglected my health and my CD4 count spiraled down again. After a second bout of pneumonia in a space of three weeks, my AIDS physician strongly urged him to reconsider the use of antiretroviral treatment. Determined, not to give up on life, I agreed to do so. At the same time, I consulted my personal physician, Dr Priscilla Rowan, who insisted that I take Cellfood again, as well as intravenous hydrogen peroxide, oxygen treatments, and other nutrients. My recovery somewhat baffled my AIDS physician.

“Now, in 2002, I make sure I take Cellfood daily, between 40 to 100 drops, depending on my state of well-being. Cellfood has given me above all else a very clear mind. My focus and ability to concentrate for longer periods can now be achieved. The effects and results I am receiving from the intake of this product are hard to explain. In a nutshell - I am living!

“I have also become an active sports enthusiast, and have regained my weight. My CD4 count is approximately 230 with my viral load below the accepted standard.

“I have left my profession as a Logistics Specialist and am now a full-time HIV/AIDS consultant. In this way, I can play an important role in assisting others by educating them and making them aware of HIV/AIDS. I have learnt a tremendous amount of new factors that makes this disease manageable: Being exposed to different media intelligence indicates that the infected person can prolong their lives indefinitely by changing one’s lifestyle, eating correctly, exercising, using the correct vitamins, supplements and immune boosters.

A very important aspect is also to have goals, achievable goals! The HIV infected person must set goals and continue to move them to sustain an interest in life.

The HIV infected person must be able to act freely. The stigmas and discrimination must be removed if the sufferer is to survive.

Above all else, the HIV sufferer must take personal responsibility for his/her life.
“As an HIV/AIDS consultant, I talk to Company employees about my experiences of living positively to enlighten them that the disease should not be feared and the stigma must be removed from South African society.

David Mullens lives in Roodepoort, Gauteng, and has become a cycling enthusiast. He began spinning classes at his local gym in January 2002. He received the ‘green light’ from Dr Pricilla Rowan to ride in the 2002 94.7 Cycle Challenge, and his weekly training regimen included spinning classes and cycling twice weekly. Oxygen For Life sponsored David, and World Masters and South African record holder, Grenville Scullard, cycled along-side David for the duration of the 94.7 Cycle Challeng to show his support for David’s courageous efforts. David finished the race in 5 hours 22 minutes.

In 1996, after having been HIV positive for 12 years, David developed full-blown AIDS, and was given 6 months to live; and now in 2003, seven years later, David is working every day as an HIV/AIDS consultant and motivational speaker; and is training to improve on his time in the 2003 94.7 Cycle Challenge.

———————————————————————-

Sister Michèl Maree-Ginsberg is a registered nursing sister, who has had
extensive experience as the nursing sister in a large private school, and
in her own private practice.

“A high-ranking government personality became a patient of mine. His AIDS status was advanced when I was called to visit him - he was already in a coma. His physician expected him to die within days. I immediately gave him some Cellfood directly under the tongue. I visited him twice daily and continued to give him Cellfood. Within 48 hours of starting Cellfood he had improved, and was no longer comatose. Within a week he was well enough to fly home to his family. He chose to discontinue taking Cellfood and died peacefully in the presence of his family. It goes without saying that these results would be far more lasting if given in early HIV stages, and not when ‘full-blown’ AIDS is rampant.”

HIV/AIDS - Thailand


Foto diatas adalah pasien HIV/AIDS di Thailand, Foto 1, kondisi awal dalam keadaan sekarat.
Foto 2 setelah pemakaian 12 hari minum cellfood. Foto terakhir kondisi setelah 30 hari minum Cellfood, nampak perubahan yang luar biasa, dari kondisi awal pasien lemas bahkan tidak bisa pakai baju sendiri, setelah minum Cellfood 30 tetes x 5/hari, spray ke tubuh 60 tetes dalam 60ml air, kondisi tubuhnya mulai membaik

Darah Tinggi , Lever dan Benjolan

Nama : Bp. Eddy
Umur  : 56 Tahun
Bapak Eddy di Jember (56 Tahun) mengenal Cellfood dari putranya Benny tahun 2005. Awalnya beliau pada Tahun 2004 memiliki problem tekanan darah tinggi dan juga ada problem dengan levernya, karena beliau terbiasa dengan bekerja keras, sehingga SGOT & SGPT beliau diatas rata-rata normal.

Pada awal tahun 2005 , tekanan darah beliau sempat mencapai 180/120 dan dokter memberitahukan bahwa beliau terkena stroke ringan & sejak saat itu tidak pernah terlepas dari obat dokter. Namun setelah mengenal Cellfood dan mulai mengkonsumsi (walau awalnya sempat tidak percaya dengan produk ini) kondisinya jauh lebih sehat.

Setelah enam bulan pemakaian dengan mengkonsumsi 3 x 8 tetes sehari ditambah Spirulina 2 x 12 butir sehari. Hasilnya sangat luar biasa, levernya jadi normal, tekanan darah stabil 130/80, sangat excellent kondisinya menurut dokter yang memeriksa beliau dan tidak tergantung dengan obat lagi, Demikian dengan istrinya yang memiliki benjolan di paha kanan dan takut kalo jadi tumor, Cellfood dan Spirulina rajin dikonsumsi, sehingga saat ini benjolan sudah tidak ada lagi, karena keberhasilan beliau dengan produk ini. Mereka saat ini berkomitmen untuk membantu orang-orang yang memiliki problem kesehatan.

Terapi Narkoba & Merokok


Beri 2-3 tetes Formula Cellfood pada gelas minum yang kosong
Tuangkan dengan cepat air hangat ke dalam gelas 200-250cc
Diminum perlahan (dihirup 2-3 teguk)
Diulang sesering mungkin, terutama saat dorongan untuk memakai narkoba datang

Demam & Suhu badan tinggi

Nama : Rashif Dhiya Nuha (Yogyakarta)
Umur  : 11 tahun

Rashif 11 tahun, mengalami demam yang sangat tinggi, suhu tubuh mencapai 40,2° C, dan tubuh yang menggigil akhirnya harus menjalani opname di RS, setelah 7 hari di RS keadaannya belum juga mengalami kemajuan, bahkan trombosit pun sangat rendah,dari hasil pemeriksaan lab, dokter pun blom bisa mendiagnosa karena diagnosa awal demam berdarah ternyata negatif dan typus pun negatif.

Dengan keadaan yang sangat bingung kedua orang tuanya akhirnya bertemu dengan Ibu. Dyah dan disarankan untuk mengkonsumsi Cellfood. Tanpa pikir panjang, dengan biaya obat dirumah sakit sekitar 300 rb/hari, belum ada perubahan yang berarti, akhirnya rashif diberikan minum 5 tetes Cellfood dicampur dengan 1 gelas (200 ml) air bersih dan juga di spraykan dng campuran 10 tetes Cellfood pada 50 ml air ke seluruh tubuh.

Tidak kurang 1 hari keadaan rashif sudah sangat banyak mengalami kemajuan, suhu tubuh menjadi normal tidak panas lagi, trombosit pun menjadi normal, bahkan seharian bisa tertidur lelap, nafsu makan menjadi sangat bagus, akhirnya 2 hari kemudian dokter memperbolehkan rashif pulang.

Asam Urat, Kolesterol dan saluran jantung

Nama : Bp. Erwin Krismanto
Umur : 47 tahun

Halo sahabat, saya umur 47 tahun (seharusnya termasuk umur produktif ya, tetapi karena penyakitan jadi kurang produktif, tetapi saya sekarang sudah berangsur-angsur kembali ke kehidupan normal).

Saya telah mengidap beberapa penyakit secara bersamaan, yaitu Asam Urat, Kolesterol dan saluran jantung tersumbat. Saya seharusnya menjalani kateter pada awal tahun 2002 untuk mengetahui dimana dan berapa persen penyumbatan tersebut, tetapi saya tidak mau atas kehendak saya sendiri. Saya lebih rela untuk berikhtiar mencari penyembuhan lain untuk mengubati penyakit di jantung saya tersebut. Saat itu saya selain tetap kontrol ke Dr. Thoyibi Sp.J di RS Persahabatan Jakarta, saya berupaya sendiri mencari pengobatan alternative di beberapa tempat.

Saya juga berupaya mengikuti beberapa “seni kontemplasi” atau “seni perenungan diri” atau saya namakan “seni hening” seperti Reiki, Meditasi, BioEnergi, Prana dll. Lalu dari Jakarta saya pindah ke Jawa tengah, sehingga semenjak itu saya tidak pernah kontrol lagi ke dokter karena saya sudah merasa baikan. Tetapi kemana-mana saya masih membawa “cedocard” buat berjaga-jaga, yaitu obat untuk ditaruh dibawah lidah yang fungsinya untuk melebarkan pembuluh darah “untuk sementara”. Tetapi walau telah merasa baikan dalam perjalanannya kadang-kadang saya masih merasakan gejala-gejala tidak enak di dada lalu sembuh sendiri (Atau mungkin kondisi psikis saya saja yang kurang percaya diri, walau saya sudah berlatih “seni kontemplasi” toh saya manusia biasa juga).

Pada satu hari teman saya memperkenalkan CELLFOOD. Pada awalnya saya kurang yakin, tetapi setelah mengkonsumsi selama 3 hari berturut-turut, saya dapat merasakan manfaat yang positif dan jelas!. Saya yakin produk ini bisa membantu masalah saya ini. Saya terus mengkonsumsi CELLFOOD setiap hari. Saya kini mulai berangsur-angsur sembuh dari semua penyakit tersebut, dan kini saya tidak lagi mengalami sesak-sesak nafas seperti sebelumnya., terimaksih Cellfood.


Saya boleh dihubungi di:

0274-4333009 atau HP
0888-281-9433 (SMS juga OK).
Email : erwinkrismanto@yahoo.com.sg

Paru-paru, antibodi lemah

Nama    : Michelle Vallery Halim
Lokasi   : Medan
Umur     : 5 tahun 9 bulan
Penyakit : Paru-paru, Antibody lemah

Setelah lahir 5 jam, Michelle mengalami sesak nafas, 5 jam berikutnya masuk ICU dirumah sakit ternama di Jakarta. Dalam usaha memyelamatkan nyawanya, ternyata antibiotic dalam jumlah banyak itu justru membuat tubuh Michele jadi lemah, tidak berdaya, anak ini sempat membiru sewaktu perjalanan menuju rumah sakit lain, karena otaknya sudah kekurangan oksigen. Selama 28 hari keluar dari RS dalam kondisi tubuhnya yang lembek.

Usaha pengobatan untuk Michelle tidak pernah putus, dari dokter, sinshe, dalam dan luar negeri sampai-sampai mencari berbagai alternatif. Umur 2 tahun baru bisa duduk, umur 4 tahun baru bisa berjalan, tapi kondisinya sangat lemah, tidak boleh kena air dan angin. Walaupun dimandikan dengan air hangat, tetap saja akan batuk (selama 3 tahun berat bnadan tidak lebih dari 10 kg), telinganya juga tidak bisa berfungsi dengan baik karena antibiotic terlalu banyak di tubuhnya.

Sebagai orang tua, kami terus mencari HARAPAN, melalui kuasa TUHAN, kami dipertemukan dengan CELLFOOD yang begitu luar biasa. Suatu keajaiban telah terjadi dalam hidup kami. Kami menemukan titik terang dan harapan baru. Setelah konsumsi CELLFOOD selama 1 tahun 3 minggu dengan tetesan pertama (3 x tetes dan naik 2 tetes setiap selang 3 hari) Badan Michelle sudah mulai tegak. Dahaknya sudah tidak kedengaran lagi.

Saat ini Michelle sudah disekolahkan dan mampu mengikuti pelajaran dengan baik.

Sakit Punggung

Nama : Bp. Johnny

Saya adalah seorang guru, domisili di Bandung, no Telp . (022) 70670xxx. Saya pernah jatuh dari tangga loteng dalam keadaan berdiri. Punggung Saya sakit selama 5 tahun. Saya sudah berobat kedokter ahli tulang, dan dianjurkan untuk Physioterapi selama 1 tahun tapi tak ada hasil. Saya mencoba mengkonsumsi Calcium yang katanya terbaik selama 1 tahun, hasilnya nihil. Dari calcium saya mencoba madu dan propolis yang katanya dasyat tapi hasilnya nol besar.

Hal tersebut membuat saya kecewa karena telah mengeluarkan biaya besar tapi tak ada hasilnya. Tiap orang yang mencoba menawarkan produk saya tolak mentah-mentah, Bukan saya tidak mau mencoba tapi sudah bosan dijadikan kelinci percobaan. Bulan Maret 2006 ada lagi seorang ex murid menawarkan Cellfood. Setelah saya membaca testimoni sorang ibu yang jatuh dan retak tulang punggungnya selama 10 tahun tetapi dapat sembuh setelah minum Cellfood, saya tergerak untuk mencobanya.

Saya minum 4 tetes 2x sehari meningkat jadi 8 tetes 2x sehari. Dalam pikiran saya jika ibu tersebut sembuh, masa’ saya tidak dapat sembuh & terbukti dalam 1 bulan punggung saya sembuh. Terimakasih kepada Cellfood, memang cellfood produk yang Jrengg luar biasa….

Insomnia

Nama : Sok Hwa
Umur  : 56 Tahun

Nama saya Sok Hwa 56 thn. domisili di Cikarang, sejak 2 tahn lalu saya mengalami Imsomnia (susah tidur), dan kalau tidur mudah terbangun sehingga membuat badan lessu, daya tahan menurun, dan gampang sakit.

Akibat Imsomnia saya mengalami hipertensi dan stress. Obat tidur dari dokter tidak pernh lupa saya minum bahkan dosisnya tiap hari semakin tinggi. Saya sangat tergantung obat tidur. Syukurlah 2 bulan lalu anak saya memperkenalkan cellfood. Saya minum 5 tetes / hari, meningkat menajdi 5 tetes x 2-3 kali sehari.

Kondisi saya mulai membaik, bahkan obat tidur sudah tidak saya minum lagi tetapi dapat tidur nyenyak. Saya jadi tidak sakit-sakitan & yang penting hipertensi jadi normal. Untuk menjaga kondisi tubuh saya minum 5 tetes / hari & masih mengurus 2 cucu tersayang, terima kasih Cellfood.

Asma

Nama : Ibu Kartini
Umur : 45 Tahun


Ibu Kartini ialah seorang ibu rumah tangga berumur 45 tahun yang menjalani kehidupan biasa dalam sebuah keluarga yang besar. Segalanya nampak biasa kecuali satu penyakit yang telah menghantuinya sejak 24 tahun yang lalu. Beliau didapati menghidapi penyakit semenjak awal menjadi wanita dewasa. Sebagai seorang ibu yang muda, beliau perlu bergelut dengan ketidaknyamanan yang dibawa oleh penyakit ini dan tetap mengurus keluarga. Beliau tidak dapat menyiapkan kerja rumahnya tepat pada waktunya, beliau tidak dapat meluangkan lebih banyak waktu untuk bermain dengan anak-anaknya dan beliau tidak dapat melakukan banyak hal tanpa penangguhan. Kerja yang mudah seperti mencuci piring atau memasak akan memakan waktu satu hari!

Beliau akan diserang sesak nafas yang kronik, batuk parah dan kelesuan yang tidak dapat dibayangkan. Apabila beliau batuk dengan parah, beliau akan meneguk segelas air panas mendidih dengan cepat. Walaupun beliau berasa lebih lega tetapi ini tidak menghindari beliau dari batuk. Biasanya, beliau tidak dapat menarik nafas untuk memanggil suami atau anak-anaknya supaya membawa alat sedut atau segelas air panas mendidih untuk dirinya. Setiap kali keadaan ini tejadi, disebabkan perasaan tidak mampu, beliau akan melempar sesuatu (tanpa mengambil kira apa barangtersebut) ke arah sesiapa pun! Apabila beliau tidak mengalami serangan yang teruk, beliau tetap akan dilanda kemurungan dan kehampaan disebabkan ketidakmampuannya untuk melakukan perkara-perkara yang seharusnya dilakukan oleh seorang ibu dan suri rumah.

Kehidupan beliau mula berubah apabila bp. Mohd. Rashad memperkenalkan Cellfood kepadanya. Sejak itu, beliau tidak lagi menoleh ke belakang. Beliau mula mengambil Cellfood dua kali sehari, 3 tetes setiap kali. Beberapa hari kemudian, beliau dapat merasai perbedaan dalam dirinya. Malah anak-anak beliau dapat melihat perubahan terhadap dirinya dan mereka tidak perlu lagi bergegas untuk mendapatkan segelas air panas mendidih untuk beliau. Sekarang, beliau berasa lebih ceria, lebih kuat dan lebih bertenaga berbanding dengan masa dahulu! Sehingga hari ini, beliau masih mengambil Cellfood dua kali sehari, 3 tetes setiap kali untuk memelihara kesehatannya. Apa yang paling penting ialah sekarang beliau dapat melakukan banyak kegiatan tanpa ditunda lagi!

Sakit Tulang Belakang


Masalah mata (Video)


Urat Saraf (Video)


Penyakit Saraf


Diabetes & Hipertensi


Kencing manis, Kepala botak

Sudah hampir 10 tahun saya menderita kerana penyakit kencing manis. Selama ini paras gula darah saya kekal pada 15mmol/L atau lebih tinggi. Justru itu perlu mendapat pemeriksaan dokter pada setiap bulan dan minum obat setiap hari. Akibat penyakit ini, saya mudah menjadi letih dan kadang-kadang penglihatan terasa kabur.

Pada suatu hari, isteri saya menganjurkan saya mengambil Cellfood, saya pun mulai dengan 15 tetes 3 kali sehari. Pengalaman saya setelah mengamalkan produk ini ialah saya terasa lebih bersemangat dan tidak mudah letih seperti dulu. Setelah setengah tahun menggunakan Cellfood, saya mendapati penurunan paras gula darah yang amat ketara dan pemeriksaan doktor mengesahkan bahawa ia telah kembali ke paras yang normal.

Selepas tahun 1995, saya mula mengalami keguguran rambut secara tanpa disedari, khususnya bahagian atas kepala telah menjadi botak dan licin. Oleh yang demikian, saya pun coba menyemprotkan Cellfood yang telah dicairkan (15 tetes dalam air sebanyak 20ml) pada bagian tersebut. Dua minggu kemudian, bahagian yang botak itu mula kelihatan tertumbuh dengan rambut baru dengan akar rambut yang lebih gelap warnanya. Sekarang, masalah botak saya telah diselesaikan malah rambut tumbuh dengan lebatnya.


Bapak Zazali - Kaki luka hampir dipotong (video)

Nama : Bp. Zazali B Aripin
Umur  : 42 thn

Saya telah mengidap kencing manis selama empat lima tahun. Pada satu hari bulan November tahun 2003, kaki saya terkena Senar pancing ikan. Kaki saya bengkak, daging dikeliling luka telah dibuang. Saya amat kecewa apabila doktor memberitahu bahawa kaki saya perlu dipotong. Isteri saya tidak membenarkan kaki dipotong dan saya terus keluar dari Rumah Sakit untuk mencari alternatif lain untuk mengobati kaki saya.

Suatu hari, seorang kawan yang bernama Abbas memperkenalkan Cellfood kepada saya. Saya mengambil Cellfood 8 tetes 3 kali sehari. Saya juga sembur Cellfood pada luka di kaki. Setelah mengguna Cellfood, banyak nanah dan darah mengalir keluar daripada luka. Bengkak di kaki menjadi kurang. Setelah 5 bulan, kaki saya sembuh.

Saya amat bersyukur karena sekarang saya bisa bangun, bisa berjalan dan bermain badminton. Sebelum ini, kaki saya adalah berwarna hitam dan tidak bisa berjalan dan tidak bisa bekerja langsung. Saya amat berterima kasih kepada Cellfood karena telah menyelamatkan saya.







Ibu Fatimah - Kencing Manis / Diabetes

Nama: Fatimah Bt Haron
Umur: 52

Saya telah mengidap kencing manis selama 4-5 tahun. Saya sering keluar masuk RS dan telah mencoba obat modern dan tradisional, tetapi tidak membawa hasil.
Dengan penyakit kencing manis ini, luka di kaki tidak bisa sembuh. Luka berair, luka semakin besar, berbau busuk dan sakit. Saya telah 2 tahun duduk di rumah karena tidak bisa berjalan.

Pada waktu itu, saya amat sedih dan stress. Saya tidak nafsu makan dan mempunyai perasaan tidak bisa hidup lama. Saya hendak mengucapkan ribuan terima kasih kepada Bp Lyn yang menyarankan Cellfood kepada saya. Saya mengambil Cellfood 3 kali sehari. Saya juga tetes Cellfood dan semprot Cellfood pada luka di kaki.

Setelah 1 hingga 2 bulan, kadar glucose darah saya menjadi normal dan stabil. Luka di kaki saya menjadi kering setelah disemprot Cellfood, luka tidak berair dan sekarang sudah sembuh. Saya semakin sehat dan bisa berjalan.

Kencing Manis / Diabetes, Wasir, Penglihatan Kabur

Nama : Bp. Ahmad
Umur  : -

Saya mengidap penyakit kencing manis. Sebenarnya saya juga mempunyai penyakit lain seperti wasir, kelemahan tulang, tidak bisa tidur malam, tidak bisa tidur terlentang, badan perlu diganjal oleh bantal, letih, muka pucat, bahu tidak bisa angkat tinggi, sakit dada.

Seorang kawan yang bernama pak Alim memperkenalkan Cellfood kepada saya. Pada mulanya, saya tidak mempunyai keyakinan pada produk itu karena saya telah banyak menghabiskan uang untuk mencoba banyak obat dan produk kesehatan tetapi semua tidak ada pengaruhnya.

Setelah seminggu hingga 2 bulan mengguna Cellfood, kesehatan saya banyak perubahan. Kadar glucose darah saya turun ke 11 mmol/L dan sekarang menjadi 5.2 mmol/L. Selain itu, saya bisa tidur terlentang, bisa lari tanpa Sesak nafas, muka menjadi merah, lebih segar dan bisa bermain badminton. Penyakit wasir saya yang sakit juga beransur pulih. Saya juga semprotkan Cellfood di muka dan mata. Sekarang kedut di muka kurang dan mata bisa lihat dengan jelas walaupun tanpa kacamata.

Ibu Norilam Kaki Luka akibat Diabetes

Nama : Ibu Norilam
Pontianak

Saya menderita penyakit Diabetes Melitus akibat dari penyakit ini, saya sering mengalami nyeri pada kaki kanan saya, yang beberapa hari kemudian mulai membengkak dan terasa sakit. Perlahan-lahan dagingnya mulai membusuk dan berair. Saya pun mengupaya bantuan pengobatan medis, tetapi sebulan kemudian kaki saya mulai hancur, dagingnya sangat rapuh, hampir setiap saat gugur menetes bercampur nanah dan air. Waktu itu tdak ada pilihan lain dianjurkan oleh dokter harus diamputasi agar tidak menyebar. Beruntung saya mendapat informasi mengenai Cellfood dari kerabat saya yang telah sembuh dari penyakit serupa.

Minggu pertama menggunakan Cellfood, badan terasa sangat lesu, tak bertenaga, dan tidak nafsu makan , kepala pusing, serta demam selama 5 hari, Sesekali terasa berdenyut sakit dan bernanah, saat itu sempat terfikir untuk berhenti menggunakan produk dan hanya dsemprotkan saja pada luka. Setelah kondisi tubuh mulai normal, pemakaian saya lanjutkan kembali.

Minggu kedua muncul benjolan diatas betis dan pecah mengeluarkan nanah, bau,serta daging ikut membusuk, setelah itu luka mulai mengering.

Memasuki bulan kedua juga ditambahkan dengan produk Jelly gamat, Akhirnya saya tidak perlu diamputasi lagi, walaupun saya sudah kehilangan 2 jari .

Terimakasih kepada produk Cellfood dari ATM dan rekan kami yang telah memperkenalkan, karena saya mendapat kesembuhan dari penyakit ini tanpa harus kehilangan kaki.

SALURAN JANTUNG TERSUMBAT

Saya telah mengidap 3 penyakit secara bersamaan, yaitu darah tinggi, kencing manis dan saluran jantung 90% tersumbat. Saya seharusnya menjalani pembedahan jantung bulan lalu, tetapi saya tidak datang atas kehendak saya sendiri. Saya lebih rela untuk berikhtiar mencari penyembuhan lain untuk mengubati penyakit di atas.

Pada satu hari teman saya memperkenalkan CELLFOOD. Pada awalnya saya kurang yakin, tetapi setelah mengkonsumsi selama 3 hari berturut-turut, saya dapat merasakan manfaat yang positif dan jelas!. Saya yakin produk ini bisa membantu masalah saya ini.

Saya terus mengkonsumsi CELLFOOD setiap hari. Saya kini mulai beransur-ansur sembuh dari semua penyakit tersebut, dan kini saya tidak lagi mengalami sesak-sesak nafas seperti sebelumnya.
Produk ini saya anggap sangat luarbiasa!.

Jantung Koroner

Nama : Bp. Suyudi
Umur : 49 thn
Alamat : Kalimantan Timur

Perkenalkan nama saya Suyudi, usia 49 tahun. Selama 9 tahun saya mempunyai masalah dengan kolesterol saya yang tinggi dan masalah kelainan jantung yaitu jantung koroner yang sudah saya derita selama 7 tahun. Setiap hari saya pukul 21.00 WITA , saya selalu sesak nafas dan nyeri di dada sebelah kiri, hingga pada suatu saat nyeri hebat menyerang, dokter yang memeriksa saya menganjurkan saya untuk operasi.

Tetapi setelah saya mengkonsumsi Cellfood selama 10 hari 6 tetes 3 kali sehari, semuanya berubah, setelah 4 hari minum 8 tetes cellfood 3 x sehari saya tidak merasa sesak nafas lagi, meskipun dada masih nyeri. Setelah 10 hari minum Cellfood, rasa nyeri tidak lagi saya rasakan dan dokter menyatakan bahwa saya tidak perlu lagi Operasi.

Terimakasih untuk PT. ATM dan produknya Cellfood yang luar biasa karena setelah mengkonsumsi produk ATM saya merasa lebih sehat dan saya semakin yakin produk ATM sangat luar biasa.

Jantung Aritmia

Nama  : Lazaruz Rio Raymond
Umur   : 17 Thn
Alamat : Jakarta Utara
Kasus  : Jantung Aritmia

Pada mulanya saya didiagnose dokter mempunyai kelainan jantung dan saya disarankan periksa ke spesialis Jantung anak. Pada saat itu saya masih duduk di kelas 1 SMP.
Setelah saya diperiksa saya didiagnose mempunyai kelainan jantung aritmia
tetapi dokter meyarankan saya untuk rajin berolahraga. Pada saat itu saya tidak merasakan sama sekali efek dari penyalit saya ini.

Setelah kelas 1 SMA penyalit saya bertambah parah dan saya sudah merasakan efe dr penyakit ini. Jantung terasa berdebar kencang setiap saat, badan terasa cepat lelah dan jika diperiksa detak jantung diatas 95/menit. Saya dianjurkan ke dokter spesialis Aritmia. Dokter Spesialis ini ada dua orang di Indonesia. Saya sudah datang ke dua dokter tersebut da diadakan tindakan (ablasi) sebanyak 3x; 1 x pada dokter pertama dan 2 x pada dokter kedua tetapi tidak menunjukkan hasil yang baik. Penyakit makin bertambah parah hingga diatas 110/menit.

Pada pertengahan desember 2006, penyakit bertambah parah detak jantung selalu diatas 120/menit, setiap hari saya mimisan , setiap bangun tidur kepala terasa pusing dan berat, badan terasa lemas, berat badan turun 8 kg, pada saat itu saya benar-benar pasrah pada Tuhan.

Tetapi Tuhan berkata lain. Berkat doa saya dan papa saya pada bulan januari tiba-tiba saudara dari papa saya yaitu Bp. Herjanto menganjurkan Cellfood, tetapi papa saya tidak terlalu meresponnya, diletakkan saja buku-buku testimoni yang dibeikan saudara saya itu.
Malah saya yang suka membaca buku itu, alangkah ajaibnya cellfood itu dalam benak saya, barang tersebut dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit . Lalu saya memberitahukan papa saya, lalu papa saya menghubungi bapak Herjanto. dan pada tanggal 9 Januari saya mulai mengkonsumsi Cellfood dan Spirulina.

Pada mulaya saya mengkonsumsi Cellfood 2x3 tetes & 5 butir spirulina, keesokan harinya saya menaikkan jumlah tetesan cellfood menjadi 2x5 tetes dan 8 butir spirulina dan pada hari ketiga ditingkatkan menjadi 2x8 tetes cellfood dan 10 butir spirulina. Pada hari ketiga inilah saya sudah merasakan khasiatnya, nafsu makan jadi bertambah, tetapi mimisan saya tidak juga berhenti tetapi Bp. Herjanto menganjurkan bahwa Cellfood tersebut harus di disemprotkan ke hidung saya dengan perbandingan 3 tetes cellfood dengan 10 ml air dan menggunakan spray dan dalam selang 2 hari mimisan saya langsung berhenti total.

Dalam waktu 1 minggu detak jantung saya turun menjadi 108/detik, berat badan naik, dalam 3 minggu detak jantung saya normal (77/menit) dan berat badan saya menjadi normal kembali.

Terimakasih saya ucapkan kepada Tuhan karena saya telah diberi umur lebih panjang dan kepada Bp. Herjanto yang telah memperkenalkan Produk Cellfood yang luar biasa.

Jantung Berlubang, Paru-paru lemah, Daya tahan tubuh lemah, Mudah demam

Nama : Loh Chun Lek
Umur  : 6 Tahun

Loh Chun Lek seorang anak prematur dan kini berumur 6 tahun. Setelah dilahirkan jantungnya berlubang dan paru-paru lemah, dia juga mudah demam selesema dan batuk. Paru-paru pula mudah berair jika batuknya serius. Sering kali dia dimasukkan UGD karena keadaan tersebut dan memerlukan alat bantuan pernafasan. Keadaan kesehatannya pula tidak banyak berubah sungguhpun tanpa terputus makan obat RS. Daya ketahanan badan yang lemah menyebabkan dia perlu sering ke dokter iaitu 2 - 3 kali sebulan. Selain itu, dia juga alergi pada makanan yang berunsur dingin.

Setelah diperkenalkan dengan Cellfood, dia mula mengambil produk ini pada Februari 2004, cara pengambilannya adalah 5 tetes 3 kali sehari. Setelah 2 minggu mengambil Cellfood bukan saja nampak perubahan padanya malah dia menjadi lebih berselera. Selama waktu 9 bulan mengambil Cellfood, dia tidak pernah jatuh sakit malah daya ketahanan badan turut bertambah baik walaupun ikuran badannya kecil. Sebelum pengambilan Cellfood, dia tidak bisa tidur di kamar ber AC atau minum air dingin.

Sekarang tidur di kamar berhawa dingin tanpa baju berlengan panjang maupun minum air sejuk pun tidak mendatangkan masalah apa-apa.
Setelah diperiksa dokter, kami diberitahu dia tidak perlu menjalani pembedahan lagi kerana lubang pada jantungnya akan mengecil sejajar dengan peningkatan umurnya malah akan ditutup dengan sepenuhnya.

Penyakit jantung, Asam urat terlalu tinggi, Kencing manis, Tekanan darah tinggi

Nama : Bp. Tan Choo Kian
Umur  : 53

Saya pernah menerima pembedahan jantung pada tahun 1992 dan kemudiannya sekali lagi menjalani pembedahan pintasan jantung pada tahun 1998 dan telah menghabiskan dana lebih dari Rp. 240.000,000.00. Setelah pembedahan tersebut, jantung saya amat lemah dan badan pula menjadi sangat uzur, tidak bersemangat langsung dan tidak bersemangat bekerja, bila berbicara atau berjalan akan terasa ngos-ngosan dan raut wajah sangat pucat.

Selain itu, saya juga bermasalah dengan asam urat yang tinggi, berpenyakit kencing manis dan tekanan darah tinggi. Akibat kandungan asam urat yang tinggi, saya terpaksa mengalami penderitaan sakit pada tapak kaki pada setiap malam, kesakitan itu seperti pisau menusuk ke kaki sehingga saya tidak bisa berjalan, maupun tidur nyenyak. Di samping itu, saya juga terpaksa menerima suntikan insulin kerana kadar gula darah yang tinggi, yaitu kira-kira 25.9mmol/L.

Setelah diberi penjelasan mendetail tentang Cellfood dari kawan baik saya, saya pun mulai mengkonsumsi Cellfood pada setiap hari 3 kali, setiap kali 8 tetes. 3 minggu kemudian, saya dapati tapak kaki tidak terasa sakit lagi, bila naik turun tangga atau berbicara pun tidak terasa ngos-ngosan, keadaan jantung terasa sangat lega. Sehingga hari ini, saya tidak berhenti memakai Cellfood, justeru itu, saya menjadi lebih bersemangat dan bisa menyetir untuk jarak jauh.

Selain itu, berat badan saya telah naik, wajah kelihatan lebih berseri, bisa bekerja kembali dan kadar gula darah dan tekanan darah tinggi pula menurun ke tahap normal. Sebelum ini, saya mesti mengambil obat penyakit jantung, kencing manis dan tekanan darah tinggi yang berjumlah 30 butir pada setiap hari. Sekarang, obat yang perlu diambil hanya sebanyak 3 butir saja. Cellfood memang amat menakjubkan! Jutaan terima kasih diucapkan kepada Cellfood!

Masalah Jantung

Nama : Bp. Ayob B Idris
Umur  : 44 Tahun

10 tahun yang lalu, saya pernah mengalami kecelakaan jalan raya. Saya menjalani pembedahan setelah itu. Sejak itu, saya tidak bisa mengangkat barang yang berat, badan saya lemah dan kurang aktif.

Pada tahun 2003, saya diserang penyakit yang ganjil. Apabila diserang penyakit itu, saya seolah-olah kejang, tidak sadarkan diri, badan sakit, kaki dan tangan tidak bisa bergerak. Saya dihantar ke RS dengan segera. Setelah pemeriksaan, dikatakan bahwa terdapat masalah pada jantung dan peredaran darah tidak baik. Dokter memberi obat kepada saya. 3 hari kemudian, saya diserang oleh penyakit itu lagi dan dimasukan ke RS. Saya diserang oleh penyakit itu beberapa kali dan sering masuk RS. Obat yang saya makan tidak bisa mengurangi.

Pada suatu hari, kawan saya memperkenalkan Cellfood kepada saya. Saya minum Cellfood 3 kali sehari dan Setelah 1 bulan saya amat gembira dengan perubahan yang berlaku pada kesehatan saya. Penyakit itu tidak berulang lagi. Saya lebih gesit, tidak mengalami kunang-kunang semasa berlari dan bisa mengangkat barang berat. Saya berterima kasih kepada ATM dan kawan saya yang memperkenalkan Cellfood kepada saya. Saya anjurkan yang ingin mempunyai badan yang sehat perlu juga mengambil Cellfood.